Kaifacraft

Tata Cara Sholat Tarawih dan Witir selama Ramadhan

Sholat Tarawih dan Witir

Sholat Tarawih dan Witir merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan selama bulan Ramadhan. Kedua sholat ini memiliki keutamaan besar dan menjadi bagian dari tradisi umat Islam dalam menghidupkan malam-malam Ramadhan. Berikut adalah tata cara lengkap dalam melaksanakan sholat Tarawih dan Witir.

Tata Cara Sholat Tarawih

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah sholat Isya’ pada malam bulan Ramadhan. Berikut adalah tata caranya:

  1. Niat Sholat Tarawih Sebelum memulai sholat, penting untuk berniat dalam hati. Niatnya bisa dalam bahasa Arab atau bahasa yang dipahami. Contoh niat dalam bahasa Arab:

     

    نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

    Artinya: “Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

  2. Jumlah Rakaat
    • Jumlah rakaat sholat Tarawih bervariasi, ada yang mengerjakan 8 rakaat (dengan 4 kali salam) atau 20 rakaat (dengan 10 kali salam). Keduanya sah dan diperbolehkan.
    • Sholat ini dilakukan dengan dua rakaat salam sebagaimana sholat sunnah lainnya.
  3. Bacaan dalam Sholat Tarawih
    • Setelah membaca Surah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surah pendek dari Al-Qur’an seperti Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
    • Gerakan dan bacaan lainnya sama seperti sholat wajib.
  4. Tata Cara Pelaksanaan
    • Sholat Tarawih dapat dikerjakan sendiri ataupun berjamaah di masjid.
    • Jika berjamaah, biasanya dipimpin oleh imam dan dilaksanakan dengan bacaan yang lebih panjang.

Tata Cara Sholat Witir

Sholat Witir adalah sholat sunnah ganjil yang dilakukan setelah sholat Tarawih sebagai penutup sholat malam.

  1. Niat Sholat Witir Contoh niat sholat Witir satu rakaat:

    نَوَيْتُ صَلَاةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

    Artinya: “Saya niat sholat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”

  2. Jumlah Rakaat
    • Sholat Witir dapat dikerjakan 1 rakaat, 3 rakaat, atau 11 rakaat.
    • Umumnya dilakukan dengan 3 rakaat, yang bisa dikerjakan dengan dua cara:
      • Dua rakaat salam, lalu satu rakaat salam.
      • Tiga rakaat sekaligus dengan satu salam.
  3. Bacaan dalam Sholat Witir
    • Setelah membaca Surah Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surah Al-A’la di rakaat pertama, Surah Al-Kafirun di rakaat kedua, dan Surah Al-Ikhlas di rakaat ketiga.
    • Dalam rakaat terakhir, disunnahkan membaca doa qunut sebelum ruku’, tetapi boleh juga tanpa qunut.

Keutamaan Sholat Tarawih dan Witir

  1. Menghidupkan Malam Ramadhan – Sholat ini merupakan bagian dari ibadah malam yang dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ.
  2. Penghapus Dosa – Dalam hadis disebutkan bahwa sholat Tarawih yang dikerjakan dengan iman dan keikhlasan dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
  3. Menutup Sholat Malam dengan Witir – Rasulullah ﷺ selalu menutup sholat malamnya dengan Witir sebagai bentuk kesempurnaan ibadah.

Kesimpulan

Sholat Tarawih dan Witir adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan. Umat Islam dapat melaksanakannya dengan jumlah rakaat yang sesuai dengan keyakinan dan kebiasaan masing-masing. Dengan menjaga ibadah ini, kita bisa mendapatkan keberkahan dan pahala yang melimpah di bulan suci ini.

Share on